sudah lama tidak bercengkrama.
apa kabar? semuanya baik-baik saja?
atau tidak baik seperti saat biasanya kita bertemu?
maaf selama ini saya tidak mengajak kamu ngobrol lagi,
bukan karena saya tidak punya waktu seperti yang kamu pikirkan
tapi memang sedang tidak ingin berjumpa.
saya pikir, kalau saya menjauhi hal yang dapat membuat saya berpikir lebih dalam, saya akan terbebas dari rasa sedih
saya pikir, kalau saya pergi dari hal-hal yang setiap saat saya pikirkan akan membuat saya merasa lebih baik
saya pikir, kalau saya tidak bertemu lagi dengan kamu saya akan bahagia.
dan ternyata itu memang hanya pikiran saya,
bukan kenyataan yang saya rasakan.
lalu, apa yang saya rasa?
terutama setelah kita jarang bertemu, malam.
saya merasa hidup di dunia orang lain, seperti pura-pura bahagia? menjadi orang lain? atau bahkan saya sedang berusaha mengubah diri saya?
memang, saya mendapatkan yang dahulu saya inginkan.
saya mendapat banyak orang disekeliling saya,
saya mendapatkan kebahagiaan yang dulu saya inginkan ketika melihat orang lain bergerombol,
saya mendapatkan pertemanan masa kini.
namun saya paham,
kita memang tidak akan benar-benar paham sebelum mengalaminya
setidaknya itulah yang saya pikirkan ketika saya mendapatkan hal-hal yang 'dulu' saya inginkan.
ternyata hidup dengan cara kita sendiri adalah hal terbaik yang pernah ada,
cukup syukuri apa yang kita punya,
bahkan bila saya hanya memiliki kamu, malam.
saya rindu ketika di kesunyian hanya ada aku dan kamu,
ketika saya meluapkan segala yang saya rasakan padamu,
ketika saya merasa kamu sengaja membuat semua manusia di bumi terlelap hanya untuk bicara dengan saya.
saya rindu masa-masa itu.
dan mungkin, mulai saat ini
saya akan kembali padamu, pada kesunyian yang kita ciptakan
kesunyian paling indah yang pernah saya rasakan.
semoga kamu masih ingin menerima.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar